|
|
|
| Written by Administrator | ||||||
| Saturday, 19 December 2009 09:35 | ||||||
|
Mengajak Pelanggan Berbicara
Promosi sifatnya searah, dari produsen ke pelanggan. Hampir tidak ada interaksi sama sekali antara perusahaan dan pelanggan ataupun antar pelanggan sendiri. Kebenaran yang ada hanya satu versi, yaitu versi perusahaan. Misal,: iklan-iklan di televisi yang sifatnya satu arah, sebenarnya sudah tidak efektif lagi mengingat jumlah stasiun televisi semakin banyak dan pasar sasaran-nya terlalu luas. Ditambah lagi biayanya terlalu mahal. Sementara itu dengan kondisi bisnis yang sudah berubah, tentu saja peran promosi juga berubah mulai dari adanya diskusi atau interaksi antara dua pihak yang kedudukannya setara. Di sini “kebenaran”-nya merupakan kebenaran bersama. Dengan demikian, pelanggan akan lebih bisa menerima kebenaran bersama itu ketimbang kebenaran satu versi saja. Hal ini karena dalam pembicaraan dengan pelanggan, perusahaan dapat meng-klarifikasi hal-hal kurang sesuai seperti yang dikeluhkan oleh pelanggan. Artinya, mengajak pelanggan berbicara akan menjadi lebih dipercaya daripada promosi. Dari sisi anggaran, biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih efisien namun dampaknya cukup efektif. Lalu. Berikut ini cara-cara mengajak pelanggan berbicara : 1. Mendemonstrasikan kepada pelanggan Perusahaan harus bisa mendemonstrasikan produknya dalam suatu komunitas. Dengan melakukan demonstrasi maka dengan sendirinya pelanggan atau komunitas akan menanggapi demonstrasi tersebut. Apalagi bila hasil demonstrasi sesuai dengan harapan pelanggan. Misal, demonstrasi yang dilakukan oleh Sun Light pencuci piring. Jadi pelanggan langsung bisa melihat kehebatan dari Sun Light dengan nyata. 2. Melibatkan pelanggan Tentunya dengan melibatkan pelanggan, maka dengan sendirinya pelanggan akan berbicara. Jadi komunikasi akan terjadi dua arah bukan hanya satu arah saja. Inilah kehebatan komunikasi dua arah yang terjadi sehingga dengan sendirinya pelanggan akan bercerita dengan anggota komunitas lain. Misal, pergantian suspensi Avanza dari yang keras menjadi nyaman adalah salah satu keterlibatan dari pelanggan. Ini terjadi akibat dari komunikasi dua arah yang dilakukan oleh Toyota astra Motor dengan komunitas pecinta Avanza. Dengan demikian para anggota komunitas Avanza akan mempromosikan kepada orang lain bahwa Avanza suspensinya sudah tidak keras lagi melainkan sudah nyaman. 3. Memberdayakan pelanggan Dengan memberdayakan pelanggan, tentunya diharapakan oleh perusahaan untuk mempromosikan produknya.. Pelanggan dan anggota komunitas dapat diberdayakan dengan cara memberi pelatihan mulai dari keahlian menjual hingga cara melakukan promosi yang terintegrasi. Dengan demikian diharapkan pelanggan dapat dijadikan salah satu media promosi yang efektif dan efisien. Inilah praktik pemasaran yang tidak menghabiskan biaya yang besar namun dampaknya cukup besar.
By: Evan Hendrata Subagijo, S.E., ICPM.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Tuesday, 16 March 2010 03:58 |






